Zidane Akui Real Madrid Kesulitan

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengakui bahwa timnya mengalami kesulitan di balik keberhasilan mencatat rekor sebagai klub Spanyol dengan deret laga tak terkalahkan terpanjang.

Madrid sempat tertinggal 1-3 dari Sevilla di leg kedua babak 16 besar Copa del Rey sebelum akhirnya menyamakan kedudukan lewat gol Sergio Ramos dan Karim Benzema di tujuh menit terakhir.

“Sebuah laga yang sulit bagi kami. Sevilla bermain luar biasa dan sejujurnya layak mendapatkan lebih dari hasil seri di laga ini.”

“Kami harus menghadapi tim dengan permainan cepat dan memiliki dukungan penonton yang memberikan tekanan pada kami,” ujar Zidane seperti dikutip dari situs resmi klub.

Zidane mengaku bahwa Madrid sempat lengah ketika sukses menyamakan kedudukan jadi 1-1 lewat gol Marco Asensio di menit ke-48. Alhasil mereka malah kebobolan dua gol dari Stevan Jovetic dan Vicente Iborra.

“Setelah sukses mencetak gol pertama, kami lengah dan kemudian mereka sukses mencetak dua gol ke gawang kami.”

“Namun pada akhirnya kami mampu memaksakan hasil seri. Secara keseluruhan, kami pun layak lolos ke perempat final,” tutur Zidane.

Untuk bisa melanjutkan rekor tak terkalahkan ke angka 41, Madrid kembali harus menghadapi Sevilla di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan.

“Laga lawan Sevilla akhir pekan ini tentunya bakal kembali jadi laga tempat kami bertarung habis-habisan.”

“Mereka saat ini ada di posisi kedua klasemen dan tentunya itu merupakan hasil dari kerja keras mereka. Saya tak tahu apa yang akan terjadi akhir pekan nanti namun yang pasti kami bakal mendapatkan perlawanan yang sengit,” ujar Zidane.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*