Diserang Kritik Via Medsos, Begini Tanggapan GM Arema

Kurang geregetnya perburuan pemain Arema FC membuat Aremania gerah. Hal itu terlihat di media sosial. Kritikan tajam diarahkan kepada General Manager Arema, Ruddy Widodo, karena dia adalah sosok yang dianggap punya peran untuk mengeksekusi pemain yang keluar dan masuk.

Apalagi kini sejumlah pemain inti pamit untuk hengkang, seperti Adam Alis dan Beny Wahyudi. Dua pemain asing Juan Pino dan Esteban Vizcarra juga tidak diperpanjang, sedangkan pemain yang masuk baru top scorer Liga 2, Rivaldi Bawuo.

Awalnya, Ruddy mengabaikan beragam kritik kepadanya. Sebab, dia memang tidak memiliki akun di media sosial. Namun, beberapa hari ini dia mulai merasakan juga imbas dari kritikan tersebut.

“Saya memang tidak memiliki akun medsos. Tapi, keluarga saya punya. Mereka yang tidak tega ada beragam komentar tersebut. Karena itu, sejak sekarang saya tidak akan banyak bicara dan mendelegasikan media officer (Sudarmaji) untuk berkomunikasi dengan media,” tegasnya.

Sejak awal pekan ini, Ruddy lebih banyak berkomunikasi dengan tim pelatih dan pemain di kantor manajemen Arema.

Hasil dari pembicaraan tersebut disampaikan oleh media officer, seperti waktu kehadiran pelatih fisik Dusan Momcilovic dan perpanjangan kontrak Ahmet Atayev dua hari lalu. Begitu juga keterangan tentang masa depan Beny Wahyudi yang sudah diminta Madura United.

“Ada beberapa obrolan yang sifatnya off the record, tapi kenyataannya bocor ke media. Jadi, lebih baik manajemen lebih hati-hati sekarang,” sambungnya.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*